Ini Susunan Kabinet Kerja Jokowi-JK Jilid II, Versi Pesan Berantai – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
HEADLINE NEWS

Ini Susunan Kabinet Kerja Jokowi-JK Jilid II, Versi Pesan Berantai

KENDARINEWS.COM JAKARTA – Rumor pergantian menteri di Kabinet Kerja pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla belum berhenti. Meski sejumlah petinggi di lingkungan Istana Negara maupun kementerian menepisnya dan menyatakan reshuffle merupakan hak prerogatif presiden, namun sejumlah nama-nama menteri yang dirombak kembali beredar.

KABINET KERJA: Ibu Iriana Joko Widodo dan Ibu Mufidah Jusuf Kalla  memberi ucapan selamat usai mengumumkan susunan menterinya yang tergabung dalam Kabinet Kerja di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (26/10). Kabinet Kerja yang dipimpin Presiden Joko Widodo  terdiri dari 34 menteri. Foto: Agus Wahyudi / JAWA POS Foto; Muhamad Ali / JAWA POS
Lewat pesan berantai yang diterima, Jumat (8/1), terdapat beberapa menteri dicopot, diantaranya Menteri ESDM Sudirman Said. Beberapa menteri lainnya bergeser, bahkan, terdapat nama-nama baru di Kabinet Kerja. Pun demikian, figur dari luar Koalisi Indonesia Hebat juga dimasukkan ke dalam komposisi Kabinet Kerja.

Meski belum terkonfirmasi namun nama-nama ini sebelumnya pernah disebut-sebut sejumlah elemen masyarakat dalam pendapatnya di media. Adapun komposisi Kabinet Kerja “hasil reshuffle” yang beredar itu antara lain:

BACA JUGA :  Setnov Jadi Ketum, Ini Bahayanya Buat Golkar

Susunan Kabinet Kerja Jokowi-JK Jilid II (versi pesan berantai):

1. Menteri Sekretaris Negara: Pratikno
2. Menteri Perencanaan Pembangunan/Kepala Bappenas: Sofyan Djalil
3. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman: Nurdin Halid
4. Menteri Perhubungan: Rini Soemarno
5. Menteri Kelautan dan Perikanan: Yorris Raweyai
6. Menteri Pariwisata: Arief Yahya
7. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral: Dr.Kurtubi
8. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan: Moeldoko
9. Menteri Dalam Negeri: Tjahjo Kumolo
10. Menteri Luar Negeri: Retno Lestari Priansari Marsudi
11. Menteri Pertahanan: Ryan Mizard Ryacudu
12. Menteri Hukum dan HAM: Dr.Trimedya Panjaitan SH MH
13. Menteri Komunikasi dan Informatika: Rudiantara
14. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara: Siti Nurbaya

BACA JUGA :  Satu Penumpang Komala Air Tewas
15. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian: Hendry Saparini
16. Menteri Keuangan: Prof.Dr. Hendrawan Supratikno
17. Menteri Badan Usaha Milik Negara: Dwi Sucipto
18. Menteri Koperasi dan UKM: Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga
19. Menteri Perindustrian: Saleh Husin
20. Menteri Perdagangan: Erwin Aksa
21. Menteri Pertanian: Amran Sulaiman
22. Menteri Ketenagakerjaan: Andi Gani Nuwawea
23. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat: Basuki Hadimuljono
24. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan: Sutrisno Bachir
25. Menteri Agraria dan Tata Ruang: Teten Masduki
26. Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan: Puan Maharani
27. Menteri Agama: Abdul Kadir  Karding
28. Menteri Kesehatan: Nila F Moeloek
29. Menteri Sosial: Khofifah Indar Parawansa
30. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak: Yohana Yambise
31. Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar dan Menengah: Prof. Dr. Komaruddin Hidayat.
32. Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi: M Nasir
33. Menteri Pemuda & Olahraga: Maruarar Sirait
34. Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi: Budiman Sudjatmiko
Mensetkab : Pramono Anung
Jaksa Agung : Todung Mulya Lubis
Kepala BIN : TB Hasanudin

BACA JUGA :  PKS: Pemerintah Kecolongan dengan Gerakan Komunis

Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan sebelumnya mengaku tidak tahu apakah akan ada reshuffle atau tidak. Ia menyerahkan sepenuhnya kepada presiden.

Menurut Luhut, urusan reshuffle merupakan hak prerogatif Presiden. “Saya tidak tahu, tanya presiden,” kata Luhut di kantor KPK, Kamis (7/1). (boy/jpnn)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top