Gubernur Perintahkan Pembenahan RSU Bahteramas – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Aneka

Gubernur Perintahkan Pembenahan RSU Bahteramas

foto:amal fadli s/kp Gubernur Nur Alam menunjuk sejumlah tempat di RSUD Bahteramas untuk dilakukan pembenahan agar nyaman bagi pasien dan pengunjung rumah sakit.

foto:amal fadli s/kp
Gubernur Nur Alam menunjuk sejumlah tempat di RSUD Bahteramas untuk dilakukan pembenahan agar nyaman bagi pasien dan pengunjung rumah sakit.

KENDARINEWS.COM,KENDARI—-Gubernur Sultra, H Nur Alam meminta para pejabat terkait untuk melakukan pembenahan di Rumah Sakit Umum (RSU) Bahteramas. Itu terungkap saat peraih Bintang Maha Putra Utama dari pemerintah RI itu meninjau langsung kondisi RSU Bahteramas, Selasa (5/1). Tak hanya memantau peralatan medis dan sumber daya manusia, namun juga menyangkut fasilitas pendukung, lingkungan serta penataan ruang.

Saat meninjau, Nur Alam mengecek ruang perawatan (bangsal), aula, koridor, taman dan fasilitas lainnya. Bahkan ruang isolasi, toilet (WC), selokan dan saluran pembuangan menjadi perhatian peraih penghargaan Bintang Maha Putera ini. Nur Alam meminta pihak manajemen RSU agar membenahi sejumlah fasilitas yang masih kurang.

Termasuk suplay kebutuhan listrik di RSUD yang mengalami peningkatan 1 MW setelah dioperasikannya peralatan baru. “Segera lakukan koordinasi dengan Dinas ESDM dan Manajer Area PLN Kendari,” katanya sambil meminta Direktur RSUD Bahteramas, dr. Abdul Razak menghubungi pihak dimaksud.

Di ruang tunggu pasien, gubernur sempat mengeluhkan penataan ruangan yang dianggapnya tidak efektif. Kondisi ruangan tampak sesak, menyebabkan pasien dan pengujung tak nyaman. Padahal kedatangan mereka untuk mendapatkan perawatan dan dipulihkan dari penyakit yang mereka derita. Makanya, ia meminta agar penataannya segera dirubah. Kalau perlu, direksi RSUD membangun koridor tempat pasien dan pengujung bersantai. Dengan begitu, tidak akan ada lagi terlihat keluarga pasien atau pengunjung yang berteduh diberbagai sudut jalan maupun koridor. “Saya kira, kalau ditata dengan baik, pengunjung bisa dimanusiakan. Jika dibiarkan tidur di emper-emper, terkesan tidak manusiawi,” bijaknya.

Gubernur juga menyorot saluran pembuangan dan selokan yang tidak efektif. Apalagi banyak sampah terlihat berserakan. Ia pun meminta agar setiap sudut ruangan disiapkan tong sampah. Bila masih ada yang membuang sampah sembarangan, pihak RS harus bersikap tegas. “Yang buang sampah sembarangan itu kan pengunjung bukan pasien. Jadi kalau pengunjung dikerasi tidak apa-apa. Sebab yang butuh perawatan dan kenyamanan adalah pasien,” tegas Nur Alam dalam kunjungannya yang didampingi para pejabat seperti Kepala Bappeda Sultra, Nasir Andi Baso, Kadis Kesehatan, dr Asrum Tombili, Kepala Biro Humas, H Kusnadi termasuk Sekretaris Korpri yang juga Pj Bupati Muna, Muhammad Zayat Kaimoeddin.

Ia mengingatkan, standar pelayanan harus dipenuhi untuk memberi kepuasan pada pasien maupun pengunjung. Makanya, lingkungan, landscape, sanitasi, air merembes, atap bocor, kebersihan harus menjadi perhatian. Makanya, saluran pembanganunan harus berfungsi serta kapasitas WC sesuai kebutuhan. Pemprov siap memberi dukungan anggaran. Apalagi, ada bantuan anggaran dari PT Vale yang akan dialokasikan untuk rehabilitasi dan pembenahan rumah sakit yang terbilang mega di Sultra itu.(amal fadli)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top