Pariwara
HEADLINE NEWS

Presiden Tugaskan BKPM Cegah PHK Massal, Inilah Langkahnya….

KENDARINEWS.COM, JAKARTA — Selain ingin mewujudkan swasembada sapi di Indonesia, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), juga ingin mengawal penyerapan tenaga kerja dari realisasi investasi khususnya sektor padat karya. Hal ini sebagai tindak lanjut dari program investasi padat karya menciptakan lapangan kerja yang baru saja diluncurkan Presiden Jokowi pada Senin (5/10) lalu di Balaraja, Tangerang-Banten.

lipsus_-_phk_masal_makin_nge-tren

ILUSTRASI PHK MASSAL

Salah satu langkah yang akan dilakukan BKPM adalah memastikan rencana perekrutan tenaga kerja oleh 16 perusahaan yang ikut dalam program tahap pertama dapat berjalan sesuai waktu yang telah direncanakan oleh pihak perusahaan. “Beberapa investor sektor garmen dan tekstil di Jawa Tengah akan merealisasikan perekrutan tenaga kerja November mendatang. Hal tersebut cukup penting untuk memperkuat sinyal positif ekonomi bergerak, investasi dapat berderap dan dapat mnghasilkan penyerapan tenaga kerja,” ujar Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Franky Sibarani, di Jakarta, Rabu (7/10).

Franky menjelaskan, pihaknya akan mulai mensosialisasikan keberadaan desk investasi tekstil dan sepatu, Jumat (9/10) ini.  Pada kesempatan tersebut BKPM akan mengundang investor tekstil dan sepatu yang sudah berjalan untuk menyampaikan desk tersebut sebagai upaya pemerintah memfasilitasi investor assisting yang sedang menghadapi masalah, sehingga dapat mencegah terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK).

“Bapak presiden menugaskan kami untuk membantu industri yang sedang mengalami masalah sehingga tidak sampai terjadi PHK. Sebagai langkah awal, kami akan memfokuskan pada sektor tekstil dan sepatu, karena memang menyerap tenaga kerja yang cukup banyak. Kami juga berharap investor tekstil dan sepatu assisting dapat memanfaatkan keberadaan desk investasi ini,” tambah Franky.

Sementara itu, Deputi Bidang Pengendalian Pelaksaan Penanaman Modal BKPM Azhar Lubis menjelaskan, data realisasi terus meningkat. BKPM mencatat, pada semester satu 2015 investasi masih tumbuh 16,6 persen mencapai Rp 25,7 triliun dibandingkan periode sama ditahun lalu.

Nilai investasi tersebut mampu menyerap tenaga kerja hingga 686.174 orang naik 12,31 persen dibandingkan pada tahun lalu. Dia menyampaikan bahwa salah satu dampak positif program investasi padat karya ini juga mendorong bergeraknya perekonomian di daerah. “Perusahan-perusahaan yang menanamkan modalnya di bidang industri sepatu dan tekstil itu mendirikan didaerah-daerah penghasil tenaga kerja seperti Majalengka, Jepara, Sukoharjo dan daerah lainnya, artinya suplai tenaga kerja yang ada didaerah tersebut tidak harus ke pusat lagi (Jakarta),” pungkasnya.(ray/jpnn)


Notice: Trying to get property 'term_id' of non-object in /home/kendaripos/public_html/wp-content/themes/flex-mag 1.13/functions.php on line 982
1 Comment

1 Comment

  1. Innocent

    20 Nov 15 21:09 at 21:09

    Saya disini hanya mau mehagimbnu bahwa edukasi yang benar adalah edukasi yang tanpa sesuatu kalo syahrini bilang tidak ada unsur apapun baik promosi, apalagi rekomendasi yg sifatnya subjektif, atau penyesatan informasi yang seolah2 mengedukasi dan menyelamatkan para pemodal namun pada kenyataannya tidak, hati-hati dengan kata2 manis yang indah namun kandungan kebenarannya tidak ada penjahat bodoh paling hanya merugikan orang ratusan ribu sampai jutaan dan mudah sekali dideteksi orang yg sedikit berpengatahuan tetapi penjahat pintar bisa mengelabui tanpa korbannya tau dan mengerti apa yang sedang terjadi biasanya nilainya lebih besar ingat rejeki yang anda kumpulkan dengan susah payah itu adalah untuk masa depan anda dan keluarga .jadi berinvestasilah pada apa2 yang kalian fahami, mengerti, dan BERHATI-HATILAH terhadap oknum2 yang seolah2 mengedukasi dan ingin membantu anda tetapi mempunyai maksud memperkaya diri Tulisan saya memang PAHIT, PEDAS bagi PEMBACA apalagi PENULIS krn pengalaman saya yg cukup panjang didunia pasar modal telah melihat dan merasakan para pelaku-pelaku yg berhati jahat tertawa diatas kehancuran masa depan finansial korban dan keluarganya .JGN MARAH JGN TERSINGGUNG, ini negara demokrasi yang setiap orang berhak menyatakan pendapat wassalam.

Tinggalkan Balasan

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

The Latest

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Pariwara

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top