Delapan Jam Diintai, Sindikat Rampok Diringkus – Kendari Pos
Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
HEADLINE NEWS

Delapan Jam Diintai, Sindikat Rampok Diringkus

KENDARINEWS.COM, KENDARI Senin (5/10), kompleks perumahan BTN Griya Wayong yang sebelumnya tenang, lain dari biasanya. Ratusan warga dan aparat kepolisian, memadati rumah milik Stefen di Kelurahan Tobuuha, Kecamatan Puuwatu tersebut.

6-Kawanan rampok saat ditangkap oleh Buser dan Intelkam. egi (1)

Pasalnya, aparat gabungan buru sergap (Buser) dan Satintelkam Polres Kendari melakukan penangkapan terhadap komplotan perampok spesialis brankas, masing-masing bernama Jalaludin alias Jalal (16), Iyan Saputra alias Iyan (20), Harianto alias Anto (33) dan Firmansyah alias Firman (27) pada pukul 13.30 Wita.

Seorang ibu bernama Nuni yang diperintahkan untuk menjaga rumah oleh Stefen, kaget dengan kehadiran polisi yang menggerebek. Ia kaget karena telah mengontrakan rumah miliknya pada orang yang salah. Menurutnya, kawanan perampok yang baru dua hari menyewa rumahnya hanya orang yang ingin mengadu nasib di Kendari.

Ia tidak menaruh curiga terhadap para pelaku karena ramah dan baik. “Saya juga baru tahu kalau mereka ini pencuri. Mana kita mau tahu kegiatannya mereka, saya ini hanya jaga saja ini rumah dan tinggal terus di dalam,” ceritanya.

Dalam proses penangkapan itu, para pelaku tidak melakukan perlawanan. Selain berhasil menangkap, polisi juga mengamankan beberapa alat bukti berupa 1 buah brankas hasil curian dan alat-alat bengkel untuk membuka kotak penyimpanan tersebut.

Kapolres Kendari, AKBP Ilham Saparona yang ditemui membenarkan proses penangkapan yang dilakukan anggotanya. Ilham menjelaskan penangkapan terhadap empat pelaku berawal dari laporan masyarakat yang tinggal di jalan Ahmad Yani, Kelurahan Anaiwoi, Kecamatan Wuawua. Pada Senin (5/10) kemarin sekitar pukul 10.00 Wita telah terjadi pencurian terhadap korban bernama Djamaludin Liwang (69) yang rumahnya dimasuki kawanan pencuri.

[two_third]

“Awalnya dari kejadian itu kami kembangkan. Dari keterangan saksi korban di TKP bernama Salma (34) adik Djamaludin Liwang. Katanya, satu dari empat pelaku berdiri di depan rumahnya. Berselang beberapa menit saksi mendengar suara pagar rumah tertutup dengan keras. Tidak lama kemudian empat pelaku keluar dari rumah dan membawa brankas,” beber Ilham.

Setelah mendapat informasi dan menganalisa, pihaknya langsung melakukan penyelidikan lapangan. Alhasil rumah di BTN Griya Wayong disinyalir menjadi lokasi penginapan tersangka. Sekitar 8 jam melakukan penyelidikan lapangan, Ilham menyatakan rumah itu benar menjadi kediaman para pelaku.

“Para pelaku adalah warga Makassar, Sulawesi Selatan. Saat penangkapan, mereka sementara tertidur karena kecapekan setelah melakukan pencurian,” duga Ilham. Mantan Kasubdit Indagsi, Ditreskrimsus Polda Sultra ini membeberkan, brankas yang diamankan berisi uang tunai Rp 5 juta, emas batangan dan surat-surat berharga lainnya. Setelah melakukan penyelidikan terungkap fakta bahwa mereka melakukan aksi pencurian menggunakan motor. Sayangnya perwira polisi ini belum mau mengandai-andai apakah para pelaku adalah orang yang sama melakukan aksi pembobolan brankas dan pencurian emas di Kendari selama ini.

“Kami belum bisa memastikan karena masih dalam proses pengembangan. Untuk pasal yang kami sangkakan yakni pasal 363 KUHP dan 362 KUHP. Sementara untuk kerugian korban ditaksir Rp 300 juta,” tegasnya. (b/egy)

[/two_third]

[one_third_last][ads1][/one_third_last]

Komentar

komentar


Notice: Trying to get property of non-object in /home/kendaripos/public_html/wp-content/themes/flex-mag 1.13/functions.php on line 982
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top