Pariwara
Bau-bau

Bongkar Neon Box di Pantai Kamali, Pemkot Baubau Dipolisikan

KENDARINEWS.COM, BAUBAU — Koordinasi yang tidak kompak sangat terlihat pada jajaran kepala SKPD di lingkup Pemkot Baubau. Pada akhirnya, Walikota Baubau AS Tamrin yang dibuat pusing. Hal itu terjadi pada persoalan penataan areal parkir kawasan pantai kamali yang berujung pembongkaran sejumlah neon box papan reklame yang dibangun disekitar areal tersebut.

Pemandangan indah pantai Kamali Kota Baubau

Pemandangan indah pantai Kamali Kota Baubau

Namun, pembongkaran dianggap sebagai upaya pengrusakan, karena bagi CV Silvana Advertising sebagai perusahaan yang memiliki perjanjian kerjasama dengan Dinas Perhubungan Kota Baubau dalam membangun neon boks tersebut. “Kami sudah resmi melapor di Polres dengan nomor :LP/456/X/2015/Sultra/resbaubau tanggal 02 Oktober 2015,” jelas Direktur CV Silvana Advertising Niscal didampingi Kuasa Hukum CV Silvana Advertising, Dedy Ferianto SH.

Disamping laporan kepolisian, perusahaan juga rencananya akan melakukan gugatan perdata kepada Pemkot Baubau atas tindakan sewenang-wenang pengrusakan proyek penataan areal parkir kawasan Pantai Kamali. Hal itu dilakukan agar pemerintah bisa bertanggungjawab atas kerugian material yang dialami perusahaan.

[two_third]

Proyek penataan areal parkir pantai kamali itu didasari MoU antara Pemkot Baubau melalui Dinas Perhubungan dengan CV Silvana Advertising. Ada tiga pembenahan dalam kawasan areal parkir yang dimaksud, yakni pembuatan garis parkir, pembuatan pagar pembatas jalan, pembuatan pintu gerbang dan pemasangan asesori pantai kamali berupa neon boks.

“Dengan rencana ini, Dinas Perhubungan kemudian menemui perusahaan kami untuk meminta petunjuk agar dibuatkan desain dan RAB pembuatan pintu gerbang dan asesoris berupa neon boks di pantai kamali. Kami memenuhi permintaan tersebut dan hasilnya sudah diserahkan pada dinas perhubungan,” bebernya.

Dalam proses berjalan, kemudian pihak perusahaan menawarkan kerjasama agar pembangunan proyek  itu tidak menggunakan uang daerah. Hal itu mendapat respon positif dari Dinas Perhubungan sehingga berlanjut diskusi mengenai kerjasama timbal balik antara pemanfaatan areal parkir pantai kamali dengan rencana proyek tersebut.

Dalam diskusi panjang terjadi kesepakatan bahwa perusahaan akan membiayai semua anggaran tiga item pembangunan penataan areal parkir Pantai Kamali. Sebagai timbal baliknya disepakati juga bahwa dari 16 neon boks yang dibangun 10 diantaranya dikelolah swasta. Sementara enam neon boks lainnya diserahkan kepada pemerintah termasuk pembangunan gerbang naga dipintu keluar masuk serta pengadaan pagar pembatas jalan sepanjang areal parkir.

[/two_third]

[one_third_last][ads1][/one_third_last]

Kesepakan itu, kemudian direalisasikan dalam bentu perjanjian MoU. Sebelum MoU diteken, mengaku Dinas perhubungan telah mengkomunikasikan terlebih dahulu kepada walikota Baubau mengenai persetujuan proyek itu, dengan catatan mengikuti peraturan yang berlaku. “Setelah mendapat persetujuan, kemudian dilakukan survey lokasi diareal parkir pantai kamali dengan melibatkan dinas pertamanan. Hal itu dilakukan agar dalam pembangunannya benar-benar memenuhi standar dan tidak mengganggu taman di kawasan tersebut,” tambahnya.

Pantai Kamali Kota Baubau

Pantai Kamali Kota Baubau

Dinas Perhubungan Kota Baubau juga sebenarnya telah bersurat kepada seluruh jajaran SKPD terkait, diantaranya Dinas Perizinanan dan Dinas Tata Kota Bangunan serta Pol-PP dalam rangka pemberitahuan dimulainya pekerjaan penataan areal parkir pantai kamali. Surat tersebut ditembuskan juga kepada perusahaan sehingga posisi pada 8 Agustus lalu, perusahaan mulai melakukan pekerjaan selama hampir satu setengah bulan dengan total biaya yang diserap mencapai Rp 300 juta.

“Dasar MoU dilakukan dengan Dinas Perhubungan, karena areal parkir kawasan pantai kamali telah diserahkan kepada Dinas Perhubungan dalam pengelolahannya. Hal itu dikuatkan dengan SK yang dikeluarkan Walikota Baubau yang saat itu masih dijabat MZ Amirul Tamim,” paparnya.

Dikatakan, 10 neon boks yang dikelolah perusahaan tidak secara cuma-cuma. Selain membayar kontribusi berupa penataan areal kawasan parkir dengan total anggaran yang diserap mencapai Rp 300 juta, perusahaan juga membayar retribusi untuk pengelolahaan 10 neon boks yang dikomersilkan. Hanya saja izin penyelenggaraan reklame yang diajukan kepada Dinas Perizinan sejak 14 September tak pernah dikeluarkan hingga saat ini. “Jadi tidak ada kepastian apakah ditolak atau diterima, sementara izin penyelenggaraan reklame yang kami ajukan itu sebagai dasar untuk pembayaran retribusi pajak daerah kepada dinas pendapatan,” tukasnya.

Mengenai pembongkaran tersebut, Kepala Badan Perizinan dan Penanaman Modal Kota Baubau, Abdul Rajab belum mau memberikan komentarnya. Hanya saja diakui pembongkaran tersebut menindaklanjuti hasil rapat kerja bersama yang dipimpin langsung Asisten II, Maulana Gafur. “Kalau soal itu langsung konfirmasi saja sama pak asisten yach,” singkatnya. (La Ode Aswarlin/b)


Notice: Trying to get property of non-object in /home/kendaripos/public_html/wp-content/themes/flex-mag 1.13/functions.php on line 982
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

The Latest

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Pariwara

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (0) in /home/kendaripos/public_html/wp-includes/functions.php on line 3729