Evaluasi Izin Zona Batu Akik Tak Jelas – Kendari Pos
Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
HEADLINE NEWS

Evaluasi Izin Zona Batu Akik Tak Jelas

KENDARINEWS.COM, KENDARI-Permintaan Wali Kota Kendari, Ir. H. Asrun agar Pemprov segera mengevaluasi izin penjualan batu akik di kawasan jalan Bunga Seroja, By Pass memang telah disahuti. Sayangnya, niat Pemprov untuk benar-benar mencabut izin tersebut terkesan setengah hati.

3-akikHingga kini, hasil evaluasi terhadap izin belum terlihat. Bahkan prosesnya belum sampai ke Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sultra. Padahal sebagai pengelola aset, BPKAD memiliki kewenangan dalam proses kerja sama atau pencabutan izin.

Belum diserahkannya berkas izin penggunaan lahan di samping Hotel Clarion itu, menimbulkan pertanyaan. Sebab sudah lebih dari sebulan proses pembahasannya dikaji di Biro Umum. Kabid Aset BPKAD Sultra, Firmansyah Gamoro mengaku tak mengetahui penyebabnya. Apalagi dalam proses penerbitan izin penjualan batu akik, pihaknya tak pernah dilibatkan.

“Kalau masalah itu, saya belum tahu pasti. Sebab pihak Biro Umum memang belum menyerahkan bahkan belum memberi sinyal. Jadi kita tunggu saja prosesnya. Sebab mereka yang paling tahu persoalan. Bila sudah ada, pastinya akan kami tindaklanjuti,” kata mantan Kabid Anggaran ini. Diakuinya, ada hal yang salah dalam prosedur penerbitan izin pada pemilik modal. Sebelum diserahkan ke provinsi, seharusnya investor harus melengkapi berkas pendukung lainnya. Salah satunya, harus mendapat izin dari Pemkot Kendari.

Meskipun lahan tersebut menjadi aset provinsi, namun secara kewilayahan berada di Kota kendari. Makanya, proses pemanfaatannya harus mengikuti rencana dan desain tata ruang kota Kendari. “Saya kira, provinsi akan mengevaluasi izin tersebut. Apalagi dalam beberapa kesempatan gubernur dan kepala biro umum telah mengiyakan. Jadi kita tunggu saja prosesnya. Sebab cepat atau lambat izin ini pasti akan dicabut,” tandasnya.

Wali Kota Kendari, Ir. H. Asrun mengapresiasi langkah Pemprov yang akhirnya mau mengevaluasi izin penjualan batu akik ini. Pria yang digadang-gadang akan bertarung dalam Pilgub 2018 ini berharap komitmen ini harus ditunjukkan dengan pencabutan surat izin. Meskipun menghormati prosesnya, namun ia berharap bisa segera terealisasi. Bila terus dibiarkan, maka aktivitas di atas lahan tersebut semakin banyak.

“Sesuai desain tata kota, lahan itu bukan diperuntukan tempat jual beli namun hotel dan penginapan. Makanya, izin ini harus dicabut. Kalau dibiarkan, maka akan menambah kesemrawutan kota,” ujar Ketua DPD PAN Kendari ini. (b/mal)

Komentar

komentar


Notice: Trying to get property of non-object in /home/kendaripos/public_html/wp-content/themes/flex-mag 1.13/functions.php on line 982
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top