Pariwara
HEADLINE NEWS

La Ode Rifai Pedansa : “Berhentilah Zalimi Rusman-Malik”

Rusman Emba-Malik Ditu

KendariNews, Raha — Ketua Tim Sukses Pemenangan pasangan calon bupati-wakil bupati Muna, La Ode Rifai Pedansa meminta agar gerakan yang mengarah pada penzaliman Rusman Emba-Malik Ditu dihentikan. Tokoh kharismatik Muna ini berharap Pilkada bisa berlangsung fair demi stabilitas dan terjaminnya rasa aman masyarakat.

[two_third]

“Yang kita tidak bisa terima adalah upaya pihak-pihak tertentu yang mempersoalkan surat keterangan dari pengadilan. Persoalannya, kenapa pengadilan membeda-bedakan jumlah surat keterangan yang diberikan kepada masing-masing utusan calon bupati. Yang lain diberikan secara lengkap, kita dikurangi. Alasannya tidak diminta. Yang kita tahu hanya meminta surat keterangan pengadilan bahwa Rusman-Malik mau mencalonkan diri sebagai bupati dan wakil bupati. Terserah pengadilan seperti apa surat rekomendasi yang dia keluarkan. Kami hanya hanya berpegang bahwa ada keterangan pengadilan dan KPU Muna sudah memberikan centang (V) lengkap. Sekarang digugat di PT TUN Makassar. Kok orang lain yang berbuat, Rusman-Malik yang mau digugurkan. Ada apa ini. Berhentilah melakukan penzaliman,” kata mantan Ketua PDIP Sultra ini dengan nada tinggi.

Bacaan Rifai, gerakan menggugurkan pasangan Rusman-Malik sudah terlihat tanda-tandanya sejak awal. “Pada waktu diinformasikan bahwa keterangan pengadilan kurang, kita langsung bereaksi. Saya perintahkan, pergi minta tanda tangan. Utusan kita ditolak, alasannya sudah istirahat. Sore kita pergi lagi, alasannya besok saja. Malamnya didesak untuk tanda tangan, alasan sudah pergi ke Kendari via kapal malam. Saya perintahkan, periksa dan tahan itu kapal malam, tidak boleh berangkat sebelum semua ruangan diperiksa. Ternyata, tidak ada dalam kapal. Ada apa ini,” tambah Rifai Pedansa.

Walau begitu, Rifai yang mengaku tercatat sebagai salah seorang pendiri PDI Perjuangan bersama Megawati Soekarno Putri ini, berkeyakinan bahwa Rusman-Malik tak mungkin digugurkan apapun putusan PT TUN Makassar. “Yang digugat di PT TUN itu kan KPU Muna. Ibaratnya, KPU yang digugat, masa  Rusman-Malik yang masuk penjara. Saya sudah laporkan di DPP PDIP ini masalah. Bagi kami, persoalan ini bukan lagi kepentingan menang atau kalah di Pilkada, tapi sudah menyangkut kehormatan partai. Ini soal kehormatan PDI Perjuangan di Sulawesi Tenggara,” pungkas Rifai Pedansa.(awn/b)

[/two_third]

[one_third_last][ads1][/one_third_last]


Notice: Trying to get property 'term_id' of non-object in /home/kendaripos/public_html/wp-content/themes/flex-mag 1.13/functions.php on line 982
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

The Latest

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Pariwara

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top