Pemulung Diimbau Waspada Peredaran Narkoba – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Edukasi

Pemulung Diimbau Waspada Peredaran Narkoba

Ist/KP__Kabid Pencegahan dan Daya Mas, bersama tim BNNP Sultra, saat sosialisasi bahaya Narkoba yang melibatkan kelompok marjinal, pemulung.

Ist/KP__Kabid Pencegahan dan Daya Mas, bersama tim BNNP Sultra, saat sosialisasi bahaya Narkoba yang melibatkan kelompok marjinal, pemulung.

[dropcap]K[/dropcap]elompok marjinal mendapat perhatian BNN dalam peredaran Narkoba di tanah air. Salah satunya adalah pemulung, yang dianggap yang rawan terlibat dalam peredaran Narkoba. Pasalnya, bandar Narkoba sering memanfaatkan pemulung sebagai kurir karena dianggap aman dari incaran pihak keamanan.

[two_third]

BNNP Sultra mendekati kelompok marjinal melalui sosialisasi  tentang dampak bila terlibat dalam peredaran Narkoba. Kegiatan tersebut diikuti 15 pemulung di Nanga-Nanga pada 8 September 2015. Mereka pun memperoleh pemahaman ancaman bila menjadi perantara, pembeli, ataupun kurir (pengantar) Narkoba.

Kabid Pencegahan dan Dayamas  BNNP Sultra, Dra.Hj Harmawati M.Kes Apt yang memimpin tim selain memberikan pemaparan tantang sanksi kepada pengedar, juga memberi jenis-jenis dari Narkoba. “Siapapun harus mengerti seperti apa itu Narkoba. Bila ada orang yang menyuruh untuk mengantarkan untuk menolaknya. Bisa jadi pemulung juga sebagai pihak yang terjebak, lantaran tidak paham bahwa yang diantarkan adalah Narkoba,” terangnya.

Dari pertemuan tersebut Harmawati juga meminta agar informasi tersebut disebarkan kepada rekan-rekan pemulung lainnya. Setidaknya bila ada  gelagat  mencurigakan dari orang lain, untuk mengantarkan sesuatu diperiksa dulu apa isinya,walaupun iming-iming yang diberikan besar.

Wanita berhijab ini juga meminta kepada para pemulung, bila mengetahui orang lain, baik keluarga, tetangga atau siapapun yang mereka kenal dan menggunakan Narkoba untuk mengantarkan ke institusi wajib lapor. Seperti BNNP Sultra, BNN Kota Kendari, BNNK Kolaka, Rumah Sakit Jiwa Kendari dan Rumah Sakit Bhayangkara. Mereka akan direhabilitasi untuk disembuhkan, tidak dipidanakan. Kecuali kalau pengedar,bandar termasuk kurir dikenakan hukuman pidana. (adv)

[/two_third]

[one_third_last][ads1][/one_third_last]

Komentar

komentar


Notice: Trying to get property of non-object in /home/kendaripos/public_html/wp-content/themes/flex-mag 1.13/functions.php on line 1001
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top