Pariwara
HEADLINE NEWS

Dewan Kesal Camat Tak Ikut Paripurna

KENDARINEWS.COM,TIRAWUTA- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Koltim dibuat kesal dengan sikap camat se-Koltim yang tak pernah menghadiri undangan rapat paripurna. Surat panggilan legislator dicuekkan oleh para camat tanpa alasan yang jelas.

Olehnya itu, DPRD Koltim meminta bupati untuk melakukan penyelidikan guna mengungkap alasan mangkn irnya camat setiap penyelenggaraan rapat paripurna.

Ketua DPRD KOltim, Rahmatia mengatakan tidak hadirnya para camat setiap paripurna menimbulkan banyak pertanyaan. Harusnya bilsa berhalangan mereka memberikan klarifikasi. Tapi hal itu tidak pernah mereka lakukan. Padahal lembaganya telah mengirim undangan kepada camat, tapi selama paripurna digelar camat tak pernah hadir.

[two_third]

“Setiap acara paripurna saya tidak pernah lihat pak camat hadir. Makanya saya minta pak bupati untuk mempertanyakan alasan ketidakhadiran para camat,” ujar dia dalam rapat Paripurna di DPRD Koltim disamping Pj Bupati Koltim Anwar Sanusi.

Padahal lembaganya telah menyebarkan undangan kepada seluruh camat. Jadi untuk mengklarifikasi ketidak hadiran itu, kata dia lembaganya meminta bupati untuk memanggil dan meminta keterangan kepada camat. “Apakah undangan tidak sampai atau bagaimana. Saya mempertanyakan kenapa mereka tidak pernah hadir. Jadi harus diklraifikasi lebih dulu,” tandasnya.

Kalau undangan mereka tidak sampai, kata dia maka camat tak bisa disalahkan bila tak hadir. Kalau undangan sampai, kata dia maka akan timbul pertanyaan. Jangan sampai mereka sudah tidak peduli lagi dengan DPRD. Ie enggan untuk berkomentar ketika ditanya apakah ketidakhadiran camat karena sibuk melakukan sosialisasi kontesan tertentu di Pikda Koltim.

Disisi lain, Pj Bupati Koltim Anwar Sanusi mengatakan akan menulusuri persoalan ketidakhadiran camat dalam parpurna. Bila undangan sampai ditangan camat, tapi mereka tidak mengindahkan panggilan paripurna maka akan diberikan sanksi. “Saya akan telusuri dulu soal alasan mereka tidak hadir dalam paripurna,” ungkapnya saat ditemui usai sidang paripurna.

Kalau terbukti menolak panggilan, kata dia maka akan dikenakan sanksi administrasi. Tapi tidak menutup kemungkinan mereka akan dilengser dari kursinya. “Kita liha dulu lah, bagaimana tingkat pelanggarannya. Itu semua kan sudah diatur dalam undang-undang, kita tak boleh mengambil tindakan diluar ketentuan yang berlaku,” paparnya. (ramadan)

[/two_third]

[one_third_last][ads1][/one_third_last]


Notice: Trying to get property of non-object in /home/kendaripos/public_html/wp-content/themes/flex-mag 1.13/functions.php on line 982
loading...
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

loading...

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top