Nilai Tukar Rupiah Dekati Rp 14.000, Ini Langkah Mati-matian BI – Kendari Pos Online
Iklan pajak

Konkep
UHO Cup Iklan Iklan 10 Iklan 23
Ekonomi & Bisnis

Nilai Tukar Rupiah Dekati Rp 14.000, Ini Langkah Mati-matian BI

rupiah-dolar-AS_1

ILUSTRASI NILAI TUKAR RUPIAH Terhadap DOLLAR

KENDARINEWS.COM, JAKARTA — Nilai tukar rupiah terus mengalami tekanan dan melemah mendekati level Rp 14.000. Data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) kemarin (18/8) rupiah di tutup di level Rp 13.831. Penutupan tersebut melemah 68 poin dari perdagangan pekan lalu (14/8) yang berada di level Rp 13.763.

Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai cara untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. “BI tidak hanya khawatir. Kita sudah mati-matian menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Kalau kita katakan BI terus berada di pasar melakukan langkah stabilisasi intervensi, ya itulah yang dilakukan BI untuk menjaga stabilitas nilai tukar,” urainya di Jakarta, Selasa (18/8).

BACA JUGA :  Hai Para Pengguna Narkoba, Perhatikan Omongan Buwas Ini

Perry mengungkapkan bahwa dengan seluruh instrumen yang dimiliki BI dan berbagai intervensi baik di pasar valas maupun sektor keuangan lainnya, diharapkan dapat mengembalikan lagi kekuatan rupiah. Sebab, pergerakan rupiah akhir-akhir ini dianggap cukup dalam (overshoot) dan berada dibawah nilai fundamentalnya (undervalued).

“Jadi BI setiap hari ada operasi moneter. Bisa fiskal bisa nambah likuiditas untuk menjaga kecukupan likuiditas di sistem keuangan kita. Operasi moneter kami ada Repo, SBI, ada FX Swap jangka pendek di pasar. Instrumen-instrumen ini akan terus kami optimalkan,” jelas Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara.

BACA JUGA :  Jika Tak ada Penerimaan PNS Jalur Umum, Honorer K2 Harus Diangkat. Itu kata Ketua Komisi II DPR RI

BI juga belum dapat memastikan sampai kapan kondisi pelemahan mata uang ini akan berlanjut. Sebab, kondisi global yang juga tidak menentu terus menjadi ancaman utama pada stabilitas sistem keuangan dan nilai tukar. Di sisi lain, salah satu langkah konkret yang diambil oleh BI yakni dengan tetap menahan suku bunga acuannya (BI rate) di level 7,5 persen. Meski cenderung dilematis, namun langkah tersebut dianggap sebagai upaya antisipasi untuk menjaga stabilitas nilai tukar. (dee)

BACA JUGA :  Kabar Buruk Untuk PNS Lulusan SD, SMP dan SMA

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top