Pariwara
Aneka

Anas, Andi, Atut, Luthfi, dan Angie Tak Diberi Remisi, Kenapa Yahh?

Yasonna H Laoly

Yasonna H Laoly

JAKARTA – Sebanyak delapan orang terpidana kasus korupsi tidak kebagian jatah remisi dasawarsa dalam rangka HUT kemerdekaan ke-70. Semua koruptor itu adalah mereka yang kasusnya ditangani oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Para terpidana yang tidak kebagian diskon hukuman itu antara lain, Andi Malarangeng, Anas Urbaningrum, Angelina Sondakh dan Lutfi Hasan Ishaq. Selain itu ada juga Ratu Atut Chosiyah, Ahmad Fatanah, Rusli Zainal, dan Dada Rosada.

“AM, RA, AU, AS, LHI, AF, RZ, DR semua-semua itulah (tidak dapat remisi) kalian sudah tahu ini masih pendalaman, kita dalami betul-betul,” ungkap Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly di kantornya, Senin (17/8).

Remisi dasawarsa ini sebenarnya bersifat istimewa. Semua terpidana kecuali yang divonis hukuman seumur hidup atau hukuman mati, harusnya dapat potongan.

Namun, lanjut Yasonna, disaat-saat terakhir pihaknya memutuskan untuk menunda pemberian remisi kepada delapan terpidana korupsi. Perbuatan para koruptor itu yang sangat mencederai perasaan publik jadi alasannya.

“Karena pandangan-pandangan mengenai hal ini, kita perimbangkan secara baik-baik (pemberian remisi), jadi kami melakukan pendalaman dulu,” pungkasnya.

Selain delapan orang itu ada satu lagi narapidana kasus korupsi yang tidak dapat remisi. Dia adalah mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar yang divonis penjara seumur hidup karena menerima suap.(dil/jpnn)


Notice: Trying to get property of non-object in /home/kendaripos/public_html/wp-content/themes/flex-mag 1.13/functions.php on line 982
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Pariwara

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top