Pariwara
Kolaka

Rp 10 Milliar Untuk Ganti Rugi Lahan

Suasana jalan di depan pelabuhan Kolaka

Suasana jalan di depan pelabuhan Kolaka

Kolaka — Rencana Pemda Kolaka melakukan pelebaran jalan di ruas kilometer 2 hingga kilometer 12 tampaknya serius. Meski masih ada sebagian warga yang menolak ganti rugi, namun Pemda optimis program tersebut akan terealisasi. Tidak main-main, Rp 10 miliar disiapkan untuk mengganti lahan warga yang terkena dampak proyek itu.

Bupati Kolaka, Ahmad Safei optimis bila masyarakat akan bersedia lahannya digunakan untuk pelebaran jalan. Ketentuan ganti rugi, kata dia bagi tanah yang mempunyai sertifikat sebesar Rp 150 ribu dan Rp 125 ribu non sertifikat. Nah, nominal itu bukan ditentukan secara pribadi, tapi berdasarkan apresial. “Persoalan ada yang suka dan tidak suka, itu sebuah dinamika yang wajar. Jadi bukan persoalan yang begitu berarti,” ungkap pasangan Muhammad Jayaddin itu saat ditemui, beberapa hari lalu.

Sebenarnya jauh hari, kata dia pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk melakukan pelebaran jalan. Tujuanya untuk menentukan kesepakatan, bila masyarakat bersedia maka proyek akan dilaksanakan.

“Saya kira diatas 80 persen setuju. Bahkan sebagian masyarakat sudah menerima duit ganti rugi. Kalau ada penolakan itu, dinamika tapi kita akan terus adakan pendekatan,” papar Safei didampingi H.Abbas Kadis Pekerjaan Umum Kolaka.

Mantan Sekda Kolaka itu mengatakan pemerintah menyiapkan dana APBD sebesar Rp 10 milliar untuk pembebasan lahan. Namun anggaran itu, kata dia tidak dapat dipastikan, apakah cukup, kurang atau lebih.  Tapi ia berharap dana itu lebih. Sehingga dapat digunakan untuk pelebaran jalan di kawasan Kecamatan Sabilambo, Undulako dan Baula.

“Kalau dana lebih, maka bukan hanya sampai kilometer 12 pelebaran jalan. Tapi diperpanjang hingga kawasan Kecamatan Sabilambo dan Undulako hingga Baula. Tapi pelabaran dikawasan itu, bukan dua jalur
namun hanya sekitar limabelas meter pelebaran jalan dan itu saya sudah konfirmasi dengan pimpro. Kalau di kawan kilometer 2 hingga kilometer 12 kan dibuat dua jalur. Tapi tiga kecamatan itu hanya pelebaran saja,” tandasnya.

Kata dia, bila hanya dilebarkan 15 meter, maka hanya sedikit lahan masyarakat yang akan terkena dampak pelebaran jalan. Rencananya, Oktober ini sudah mulai dilakukan tender. Dengan begitu, awal Januari 2016 kemungkinan sudah akan dikerjakan. (dan/c)


Notice: Trying to get property of non-object in /home/kendaripos/public_html/wp-content/themes/flex-mag 1.13/functions.php on line 982
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top