Pariwara
Bombana

487 Hektar Sawah di Bombana Terancam Kekeringan

ILUSTRASI

KENDARINEWS.COM, Rumbia — Musim kemarau yang terus berkepanjangan, dampaknya mulai dirasakan  masyarakat di sejumlah daerah di Sulawesi Tenggara. Selain para petani kedelai, padi dan jagung di Kabupaten Muna yang terancam gagal panen, juga dirasakan petani di Kabupaten Bombana. Dua kecamatan di daerah itu merupakan ladang padi, yakni Kecamatan Lantari Jaya dan Rarowatu. Puluhan sawa di wilayah itu mulai mengalami kekeringan.

Beberapa irigasi dan sumber mata air yang biasa mengairi persawahan milik petani mulai mengalami penyusutan debit air dan sebagian lainnya sudah tidak teraliri air lagi. Kekeringan yang berlangsung sekira satu bulan terakhir ini berdampak panjang bagi sejumlah petani yang ada di dua

Kecamatan itu. Tanaman padi mereka yang berumur sekitar tiga bulan terancam mati, jika hujan tidak kunjung turun. Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan, Peternakan dan Hortikultura Bombana Asis Fair mengatakan, di dua kecamatan tersebut terdapat sawah seluas sekitar 3.901 hektar (ha).

“Dari luas sawah ini (3.901 ha), sekira 487 hektar terancam kekeringan akibat kurangnya pasokan air,” katanya saat ditemui Kendarinews, Kamis (6/8). (Nuryadi/b)


Notice: Trying to get property of non-object in /home/kendaripos/public_html/wp-content/themes/flex-mag 1.13/functions.php on line 982
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top