Rizal Terancam 20 Tahun Penjara – Kendari Pos Online
Iklan pajak

Konkep
Zetizen Iklan Iklan 10 Iklan 23
Nasional

Rizal Terancam 20 Tahun Penjara

Rizal Abdullah

Rizal Abdullah

Jakarta — Mantan Ketua Komite Wisma Atlet Sea Game Palembang Rizal Abdullah terancam hukuman 20 tahun penjara. Pasalnya dia didakwa telah merugikan negara sebesar Rp 54,7 miliar. Tak hanya itu, Rizal juga terbukti menerima sejumlah fasilitas dari perusahaan pemenang lelang proyek wisma atlet.

Hal itu disampaikan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Nurul Widiasih saat sidang di pengadilan Tindak Pidana Korupsi. Dalam surat dakwaannya, Nurul mengatakan Rizal melakukan sejumlah pelanggaran. Misalnya melakukan pengaturan dalam proses pengadaan barang dan jasa. “Ada pelanggaran dalam proses lelang proyek tersebut,” ujarnya.

Pelanggaran yang dimaksud yakni menetapkan PT Duta Graha Indah (DGI) sebagai pemenang lelang proyek. Dalam proses lelang, Rizal langsung menunjuk PT DGI sebagai pemenang. Dia tidak mempertimbangkan peserta lelang yang lain. “Rizal mempengeruhi panitia lelang untuk memenangkan PT DGI,” jelasnya.

Sebagai pemenang, PT DGI diberikan keistimewaan untuk mengerjakan proyek wisma atlet. Ada dua pekerjaan yakni membangun wisma atlet dan gedung serbaguna Jakabaring Sumatera Selatan (Sumsel). Dana pembangunan gedung itu berasal dari dana Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) tahun 2010.

JPU menyebut, Rizal melakukan pengaturan dalam proses pengadaan barang dan jasa dengan menetapkan PT Duta Graha Indah (DGI) sebagai pemenang pelelangan umum untuk pekerjaan pembangunan Wisma Atlet dan gedung serbaguna Jakabaring Sumsel yang bersumber dari dana Daftar Islan Pelaksanaan Anggaran (DIPA) 2010.

Berkat jasa-jasanya itu, Rizal pun menerima hadiah dari PT DGI. Yakni” uang sebesar Rp 350 juta. Tak hanya itu, dia juga menerima berbagai fasilitas mewah dari PT DGI. Seperti” pembayaran Golf Fee Riverside Club Bogor yang besarnya Rp 6 juta, akomodasi menginap di Hotel Santika Jakarta Rp 3,7 juta, tiket pesawat Garuda Indonesia tujuan Jakarta-Sidney-Jakarta atas nama Rizal, Istrinya, dan dua anaknya sejumlah USD 3.300. “Serta akomodasi Hotel Sheraton on Park Sidney”sejumlah USD 1.168,” ucapnya saat membaca dakwaan.

Selain memperkaya diri sendiri, Mantan Kepala Dinas PU Cipta Karya Pemprov Sumsel juga diduga memperkaya orang lain dan korporasi. Nurul menyebutkan ada 13 orang yang diperkaya oleh Rizal. Diantaranya Musni Wijaya menerima Rp 80 juta, K.M Aminuddin Rp 150 juta, Irhamni Rp 40 juta, Amir Faisol Rp 30 juta, Fazadi Afdanie Rp 20 juta dan M Arifin Rp 75 juta. Sahupi Rp 60 juta, Anwr Rp 35 juta, Rusmadi Rp 50 juta, Sudarto Rp 25 juta, Hery Meita Rp 25 juta dan Muhammad Nazarudin Rp 4,675 miliar. “Dan memperkaya PT DGI Rp 49.010.199.000,” terangnya.

Tindakan Rizal memperkaya orang lain dan korporasi itu merugikan negara. Tak tanggung-tanggung, nilai kerugian totalnya mencapai Rp 54,7 miliar. Atas perbuatanya, Rizal diancam pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 2 ayat 1 juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999, sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. “Hukuman maksimal 20 tahun penjara dan denda maksimal Rp satu miliar,” tutur Nurul. (aph)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top