Kery Konggoasa: Pilkada Bukan Ajang Eksperimen – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
HEADLINE NEWS

Kery Konggoasa: Pilkada Bukan Ajang Eksperimen

Kerry Konggoasa

Kerry Konggoasa

 

Kendari Sikap Ketua DPW Sultra, H Nur Alam, SE. MSi, untuk tidak mendukung kadernya yang maju di Pilkada Konawe Utara dan Kolaka Timur, ditanggapi positif Ketua DPD Konawe, Kery Syaiful Konggoasa. Menurut Kery, sebagai ketua DPW, Nur Alam pasti sudah punya hitungan sendiri, sehingga tidak mau asal dukung, meskipun itu kader sendiri.

Kery Konggoasa mengatakan, Pilkada bukanlah ajang coba-coba atau eksperimen. Ada ukuran yang dijadikan dasar oleh partai dalam rangka mendukung seseorang apakah dia kader atau tidak yakni, hasil survey. Karena sudah terbukti dari sejumlah Pilkada selama ini, hasil survey sangat signifikan menentukan kemenangan seorang calon dalam Pilkada.

” Sebagai orang yang sudah matang di dunia politik, saya kira Nur Alam tidak akan asal mendukung. Dia mau mendukung calon yang potensi menangnya besar. Salah satu indicator tentang potensi kemenangan itu adalah, survey. Nah, sebagai orang yang dibesarkan di dunia politik, saya kira pak Nur Alam tidak mau sembarangan mendukung seseorang. Karena, akan sangat merugikan partai jika mendukung calon yang potensi kemenangannya masih diragukan. Dia tentu tidak mau, partai yang sudah dibesarkan ini ditenggelamkan ke dasar kekalahan,’’ beber Kery Konggoasa.

Bahkan Kery yang juga Bupati Konawe ini mengaku, jika kelak dia juga akan menjadikan hasil survey sebagai patokan apakah dia akan lanjut ke periode kedua atau tidak. Jika, hasil survey memihak kepadanya, maka dia akan optimis maju. Demikian pula sebaliknya, jika hasil survey kelak tidak menempatkan pada posisi yang signifikan, maka tentunya dia akan lebih berhati-hati untuk kembali maju.

Namun demikian, mantan ketua DPRD Konawe ini juga menoroti system yang ada di PAN sekarang dimana, DPD kabupaten/kota bisa langsung ke DPP untuk mendapatkan restu, meskipun tanpa rekomendasi DPW. Padahal, peranan DPW tentu sangatlah besar dalam memantau dan menentukan figur mana yang layak direkomendasi oleh DPP. Tentunya bukan berdaasar suka atau tidak, tetapi berdasar hasil survey tadi. Itulah yang menjadi pangkal adanya ketidak sinkronan antara figur yang didukung DPW dan DPP.

” Wajarlah Nur Alam mendukung calon diluar PAN yang memang punya survey bagus. Karena, kita tidak mau membawa partai ini ke lubang kekalahan. Pilkada ini bukan eksperimen. Setiap hitungan harus cermat dan seminimal mungkin terjadi eror. Sehingga kita berharap hasilnya nanti sesuai harapan, sesuai pengorbanan yang kita lakukan,’’ tegas Kery.

Hanya saja menurut Kery Konggoasa, secara manusiawi tentunya hubungan silaturahmi antara sesama kader harus tetap berjalan, meskipun beda pandangan. Jangan sampai, akibat perbedaan pandangan dan sikap, tali silaturahmi terputus. ‘’Jangan sampailah tali silaturahmi kita terputus hanya karena beda pandangan dan sikap,’’ pungkas Kery. (han)

Komentar

komentar


Notice: Trying to get property of non-object in /home/kendaripos/public_html/wp-content/themes/flex-mag 1.13/functions.php on line 1001
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top