Dana Minim, Drainase Rusak – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Metro Kendari

Dana Minim, Drainase Rusak

SUWARJONO/KENDARI POS__Salah satu drainase di metro ini yang tak berfungsi dengan baik. Meski hujan hanya turun dalam beberapa jam, namun sudah dapat membuat genangan.

SUWARJONO/KENDARI POS__Salah satu drainase di metro ini yang tak berfungsi dengan baik. Meski hujan hanya turun dalam beberapa jam, namun sudah dapat membuat genangan.

 

Kendari Hujan sejam, genangan air ada di mana-mana. Begitulah kondisi banyak ruas jalan di Kota Kendari saat ini. Meski pengaspalan jalan dan pembangunan drainase terus digenjot tapi faktanya genangan air bahkan banjir masih tetap terlihat. Salah satu penyebabnya adalah perawatan drainase yang belum maksimal. Selain kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi dalam perawatan yang kurang, biaya pemeliharaan juga disebut masih sangat minim. Panjang jalan di metro saat ini mencapai 400 kilometer yang pada setiap sisinya harus dilengkapi drainase. Sementara biaya pemeliharaan yang tersedia Rp 300 juta tahun ini.

Kepala Seksi Pemeliharaan Drainase PU Kota Kendari, Rina Seku membenarkan jumlah alokasi anggaran itu. “Kita cukupkan saja yang ada, karena anggaran kita terbatas, idealnya kami butuh Rp 500 juta pertahun,” akunya. Dia juga tidak menampik jika banyaknya titik drainase yang rusak menjadi penyebab terjadinya genangan air saat hujan. Dia mengaku saat ini pihaknya masih fokus pada pemeliharaan drainase di pusat-pusat kota seperti pada kawasan MTQ Square yang menurutnya kondisi drainase sudah memprihatinkan.

“Kantor kami saja ini kalau hujan sebentar sudah banjir di depan. Jadi memang pemeliharaan kami mulai fokus dari yang dekat-dekat dulu,” ungkapnya. Lebih lanjut dia mengatakan kesiapan anggaran Rp 300 juta itu sudah terealisasi sebesar 50 persen. Sebagian dari dana itu digunakan untuk perbaikan secara total struktur drainase yang rusak parah seperti di jalan Flamboyan beberapa waktu lalu. “Kalau darurat tidak masalah kita alihkan menjadi pembangunan baru drainase karena kalau kerusakannya parah harus dibenahi besar-besaran,” jelasnya.
Untuk menekan potensi kerusakan cepat drainase pihaknya terus berkoordinasi dengan Dinas Kebersihan. “Kebetulan tupoksi ini juga sejalan dengan Dinas Kebersihan, jadi kami lakukan pemantauan, kalau ada yang tersumbat kami laporkan ke dinas kebersihan, kalau butuh alat kami fasilitasi,” tambahnya.   Selain cara itu, dia sudah menyiapkan proposal pengusulan tambahan anggaran di pembahasan perubahan nantinya. (c/ely)

Komentar

komentar


Notice: Trying to get property of non-object in /home/kendaripos/public_html/wp-content/themes/flex-mag 1.13/functions.php on line 1001
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top