Inovator Mobil Listrik Ajukan Praperadilan – Kendari Pos Online
Iklan pajak

Konkep
UHO Cup Iklan Iklan 10 Iklan 23
Nasional

Inovator Mobil Listrik Ajukan Praperadilan

Dasep Ahmadi

Dasep Ahmadi

 

Jakarta — Penyidikan kasus riset mobil listrik mulai berkembang ke arah penahanan tersangka. Kemarin (28/7) penyidik Kejaksaan Agung menahan Dasep Ahmadi, inovator mobil listrik. Tak terima atas penahanan itu, Dasep menyiapkan gugatan praperadilan.

Pengacara Dasep, Vidi Galenso Syarief, mengaku kaget atas penahanan tersebut. Sebab, para pengacara tak bisa mendampingi Dasep karena ada jadwal persidangan di sejumlah kota.

Pengacara sebenarnya meminta Dasep mengajukan penundaan pemeriksaan. Namun, insinyur lulusan ITB itu tidak ingin penyidikan terhambat. Dia memilih menghadiri panggilan penyidik yang kemudian berujung penahanan. “Beliau berupaya kooperatif, tapi kok malah ditahan. Apa ini alasan penahanannya?” ujar saudara pengacara kondang Elza Syarief tersebut. Saat dihubungi kemarin, Vidi mengaku tengah mendampingi klien di Gorontalo. Sementara Elza mengikuti persidangan di Jakarta.

BACA JUGA :  Dahlan: Dakwaan Itu Diserahkan dengan Tergopoh-gopoh karena Deadline

Informasi yang didapat Vidi, selama pemeriksaan Dasep tak ditanya apa pun oleh penyidik. Menjelang sore, Dirut PT Sarimas Ahmadi Pratama itu langsung disodori surat perintah penahanan. Vidi menyatakan sudah berkoordinasi dengan Elza terkait penahanan tersebut. Pengacara menyiapkan gugatan praperadilan atas penahanan Dasep. “Kami akan menemui Pak Dasep dulu di tahanan,” ujarnya.

BACA JUGA :  Catatan Dahlan Iskan dari Ruang Tahanan: Menjadi Santri Kiai Maimoen di Hari Santri

Sebelum dibawa ke mobil tahanan, Dasep sempat memberikan keterangan kepada wartawan. “Saya ini hanya insinyur yang diberi tugas negara. Saya juga sudah menjalankan tugas sebaik-baiknya,” kata dia.

Dasep menjelaskan, mobil yang dibuatnya juga sempat dipamerkan dan dipakai di KTT APEC di Bali pada 2013. Saat ditemui koran ini pada 14 Juli, Dasep pernah menunjukkan video rekaman tayangan televisi swasta yang menggambarkan mobilnya berfungsi normal di KTT APEC. Dalam gambar itu, reporter televisi tersebut juga sempat mencoba mobil buatan Dasep.

BACA JUGA :  3 Alasan Kuat Mengapa Dahlan Harus Dibebaskan

Dasep mengaku siap menghadapi perkaranya. Namun, yang dia pikirkan justru karyawannya. “Kalau secara pribadi, saya siap menjalani. Tapi, secara bisnis, karyawan saya bagaimana nasibnya?” ucap dia.

Sementara itu, Kasubdit Penyidikan Jampidsus Sarjono Turin mengatakan, penahanan dilakukan untuk 20 hari pertama demi keperluan penyidikan. Dasep ditempatkan di Rutan Kejagung Cabang Salemba. “Penahanan kami lakukan karena sudah mendekati waktu pemberkasan,” katanya. (gun/c9/sof)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top