Sahabatku, Saudaraku… – Kendari Pos Online
Iklan pajak

Konkep
Zetizen Iklan Iklan 10 Iklan 23
Xpresi

Sahabatku, Saudaraku…

[dropcap]P[/dropcap]unya temen banyak tentu menyenangkan. Akan lebih menyenangkan kalo kita punya sahabat. Emang sih paling mudah kalo nyari temen, paling banter bertemu sejenak disuatu tempat atau acara trus kenalan. Jadi temenan deh. But, merangkai persahabatan dari pertemanan itu yang gak mudah sob. Coz, butuh waktu untuk mengenal pribadi seseorang yang sesuai karakter kita. Biar bisa nyambung, entah itu saat curhat or kompak dalam melakoni aktivitas bersama-sama. Bahkan saking akrabnya udah kayak saudaraan aja. Bedanya, kalian tidak lahir dari rahim yang sama.

MODEL :HERGIYANTO-MAHASISWA UNSULTRA ASNUR ASPAR-STIK AVICENNA KENDARI

MODEL :HERGIYANTO-MAHASISWA UNSULTRA
ASNUR ASPAR-STIK AVICENNA KENDARI

Berselisih paham ama sohib emang sesekali terjadi. Tapi itu hanya dinamika untuk saling memahami karakter masing-masing. Pasti deh, marahannya gak lama trus baikan lagi. Nah, pasti sobat Xpresi punya sahabat bukan ? Bawaannya kompak. Hangout pasti barengan. Belajar pun bersama-sama. Bahkan disaat kamu terpuruk pun, hanya sahabat yang tampil menghibur dan memberi motivasi. Selalu ada dalam suka dan duka. Sebaliknya, kalo temen hanya ada saat senangnya saja. Ketika kamu dirundung duka, semuanya pada kabur.

BACA JUGA :  Sahabatan Boleh, Berteman Biasa Lebih Baik

Sahabat bagi Lely Apriliani adalah orang yang ada saat dibutuhkan dan siap menolong tanpa pamrih,”Bagi saya sahabat itu, orang yang selalu ada kalo lagi susah atau senang. Menjaga aib sahabatnya dan kalo marahan pasti cepat baikannya,” ujar mahasiswi Fekon, Universitas Terbuka ini, Senin (27/7) kemarin.

Senada dengan Syela. Mahasiswi Sastra Inggris, Fakultas Ilmu Budaya, UHO itu mengaku punya sahabat bernama Nur Indah. Jalinan persahabatan itu terangkai sejak 11 tahun lalu,”Sahabatan sama Nur Indah sejak SD, dan sampe SMA kami bersama sama. Sekarang udah jarang ketemu karena kuliahnya didaerah berbeda, tapi kami masih komunikasi kok,” paparnya.

BACA JUGA :  Sahabatan Boleh, Berteman Biasa Lebih Baik

Hobi dan minat yang sama terhadap sesuatu adalah salah satu faktor yang bisa mempertemukan kita dengan sahabat. Itu alasan Anhy ketika akan bersahabat dengan seseorang. Dirinya merasa cocok karena punya hobi yang sama,”Kami ketemua di hari pertama Ospek. Setelah kenal dan akhirnya jadi dekat.Kami punya hobi yang sama. Sama sama suka ke pantai, fotografi dan nonton film,” tutur mahasiswa Bahasa Inggris, FKIP UHO ini.

BACA JUGA :  Sahabatan Boleh, Berteman Biasa Lebih Baik

Yang namanya persahabatan pasti gak selalu manis. Pasti sesekali kamu dongkol ama ulah sahabat. Entah karena bad day atau beda pendapat. Nah, untuk ngatasin hal itu, komunikasi tetap jadi kunci utamanya. Jangan kelamaan silent treatmenth atau diem-dieman, ntar gak kelar masalahnya.

Selain itu, menurut Awad Bachmid, harus selalu humble (rendah hati),”Kalo lagi marahan, baiknya jangan saling mencela. Bicara baik-baik dan jangan gengsi minta maaf kalo emang kamu salah,” jelas siswa SMKN 2 Kendari ini. (Kak Sahra)

Komentar

komentar

4 Comments

4 Comments

  1. Sapriani

    28 Jul 15 23:21 at 23:21

    Siswi SMKN 3 Kendari
    “Menurut saya sahabat itu adalah tempat di mana kita gak kenal malu, gengsi, dan munafik-munafikan. But, saya lebih memilih untuk tidak memiliki sahabat. Sahabat itu ujung-ujungnya munafik. Biarlah hanya teman biasa walaupun mereka gak selalu ada buat saya, tapi mereka jujur.”

  2. La Ode Masaalu

    28 Jul 15 23:22 at 23:22

    Mahasiswa Pend. Bhs. Inggris, FKIP UHO

    “Sahabat adalah orang terdekat, paling dekat, terkadang menurutku ‘melebihi saudara’, karena selalu hadir baik di saat senang maupun susah.”

  3. Fidya Aryhan

    28 Jul 15 23:23 at 23:23

    Siswi SMAN 6 Kendari
    “Punya sahabat udah jalan sembilan tahun, lebih banyak sukanya sih sabahatan sama dia, coz bisa jadi tempat curhat nomer satu, de el el”

  4. Nurul Fitri

    28 Jul 15 23:28 at 23:28

    Alumni SMK Kesehatan Tunas Husada
    “Sahabat itu menurut saya, orang yang paling terdepan saat kita tertimpa masalah, yang ngerti keadaan kita, dan yang selalu menjaga kita”.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top