Kery Dukung Nur Alam – Kendari Pos Online
Iklan pajak

Konkep
UHO Cup Iklan Iklan 10 Iklan 23
Sulawesi Tenggara

Kery Dukung Nur Alam

Kerry Konggoasa

Kerry Konggoasa

Kendari, KP- Keinginan sebagian pengurus DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Sultra untuk menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) Juli ini ditanggapi serius, ketua DPD PAN Konawe, Kery Syaiful Konggoasa. Sebagai kader yang ikut membesarkan PAN Sultra, Kery menilai timing yang tidak tepat jika Muswil digelar Juli ini. Karena beberapa daerah di Sultra kini menghadapi Pilkada serentak yang tentunya membutuhkan perhatian lebih guna memenangkan calon dari PAN.

Menurut Kery, akan sangat merugikan jika di tengah persiapan menghadapi Pilkada, tiba-tiba PAN disibukkan dengan urusan Muswil. Padahal Pilkada serentak ini membutuhkan energi cukup besar dalam rangka memenangkan kader-kader PAN yang maju dalam Pilkada.

BACA JUGA :  Kery Siap Pimpin PAN Sultra

“Kita tidak mau, karena adanya kepentingan segelintir pengurus yang terpaksa menguras energi kita mengurus Muswil. Sedangkan kepentingan yang lebih besar yaitu Pilkada di beberapa daerah terabaikan. Dan tentu saya pertanyakan motivasi dari oknum-oknum pengurus yang hendak memaksakan Muswil,” katanya.

Soal adanya signal dari DPP PAN yang memberikan lampu hijau terhadap pelaksanaan Muswil bulan Juli ini, Kery menilai perlunya sikap yang bijaksana. Karena partai juga tetap memberikan catatan bahwa demi kemenangan dan kebesaran partai, kenapa tidak mengesampingkan hal seperti itu. “Buktinya AD-ART memungkinkan ketua DPW hanya dua periode, tetapi melihat kepentingan kebesaran partai, sehingga pak Nur Alam bisa tiga periode. Bahkan kalau memungkinkan untuk empat periode kenapa tidak. Karena kita sudah lihat perkembangan PAN Sultra selama di bawah kepemimpinan Nur Alam cukup spektakuler,” tegas Bupati Konawe ini.

BACA JUGA :  Nur Alam Tak Ingin Istrinya Bertarung di Pilgub

Mengenai figur yang kelak pantas menduduki kursi ketua PAN Sultra, Kery masih mengandalkan figur Nur Alam yang dianggap mampu membangun dan membesarkan partai. Namun jika ada figur lain, Kery mengajukan syarat yang cukup berat. Misalnya, track record sang figur yang harus bersih, kemudian militansinya dalam membangun dan mengembangkan partai yang sudah teruji, serta beberapa syarat lain.

BACA JUGA :  Selamat Hari Ibu..Fatimah: Kalau Ikut Saran KB, Mungkin tak Ada Nur Alam

“Saya harapkan seluruh kader berasabarlah menunggu sampai Pilkada selesai. Setelah itu, baru kita Muswil. Mari kita konsentrasi mengawal dan memenangkan calon-calon bupati dari PAN. Saya fikir kalau kita sabar, maka partai ini bisa tetap menjadi partai besar. Tetapi kalau ada yang ngotot menggelar Muswil, pasti kita lawan,” tegas mantan Ketua DPRD Konawe ini.

Soal adanya isu perpecahan di internal PAN Sultra, pasca digelarnya kongres PAN, Kery membantahnya. Menurut dia, isu perpecahan itu tidak ada. Karena perbedaan di kongres sudah selesai dan kini kembali bersatu untuk membangun partai yang kini dipimpin Zulkifli Hasan. (han)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top