Hari Kedua, Tujuh Pasang Mendaftar – Kendari Pos Online
Iklan pajak

Konkep
UHO Cup Iklan Iklan 10 Iklan 23
HEADLINE NEWS

Hari Kedua, Tujuh Pasang Mendaftar

Pasangan Calon (Paslon) Surunuddin-Arsalim Arifin (Suara), ketika melakukan proses pendaftaran di KPU Konsel beberapa waktu lalu

Pasangan Calon (Paslon) Surunuddin-Arsalim Arifin (Suara), ketika melakukan proses pendaftaran di KPU Konsel beberapa waktu lalu

Kendari, KP- Pada hari kedua pendaftaran bakal pasangan calon pada Pilkada serentak 7 kabupaten di Sultra, ada 7 pasang kontestan yang mendaftar. Mereka adalah Aswad Sulaiman-Abuhaera (ABDIKU) di Konut, Wahyu Ade Pratama-Idul Fitri Syam (WAHID) dan Tony Herbiansyah-Andi Mery Nur (TENTRAM) di Koltim, H Asnawi Syukur-Rustam Tamburaka (HARUM) di Konsel, Amrullah-Andi Muhammad Lutfi (BERAMAL) di Konkep, dan Muh Ridwan Zakaria-La Djiru (RINDU) di Butur. Sementara pendaftar di Muna diisi oleh Prof La Iru–La Ode Syahiruddin Kaeba sebagai bakal pasangan calon perseorangan (independen).

Bakal pasangan calon Aswad Sulaiman-Abuhaera bersama ribuan pendukung dan simpatisannya tiba di KPU Konut sekira pukul 09.30 Wita, kemarin (27/7). Pasangan berakronim ABDIKU ini semula dikabarkan didukung oleh 5 partai yakni Demokrat, PAN, Gerindra, PDIP dan Hanura. Namun, secara resmi yang sah jadi partai pengusung hanya PDIP, Gerindra, dan Hanura.

“Tadi yang didaftarkan di KPU ada lima partai pengusung. Setelah diverifikasi berkasnya, ternyata hanya tiga partai yang dinyatakan lolos seleksi administrasi yakni Hanura, PDIP dan Gerindra,” ungkap Aswad Sulaiman usai menyerahkan berkas pencalonannya bersama Abuhaera. Meski demikian, H Aswad Sulaiman tidak risau dengan persoalan tersebut. Tiga partai yang dinyatakan lolos administrasi dinilainya sudah memenuhi ketentuan pencalonannya, karena aturan pencalonan hanya mengharuskan 20 persen. Sementara tiga pengusungnya itu memiliki akumulasi kursi 30 persen lebih.

Ketua KPU Konut, Marwati didampingi rekannya Devisi Hukum dan Pengawasan, Abd Malik mengatakan, pasangan yang resmi mendaftar baru satu yakni Aswad Sulaiman-Abuhaera. Sementara pasangan Ruksamin-Raup yang datang ke KPUD belum resmi mendaftarkan diri. “Dukungan Demokrat tidak sah karena B1 (rekomendasi) yang seharusnya ditandatangani oleh Ketua Umum Partai (DPP) itu tidak ada. Kami sudah tanyakan kepada pasangan ABDIKU apakah mau menunda pendaftaran. Mereka meminta untuk dilanjutkan saja, karena secara aturan pasangan tersebut telah memenuhi syarat dukungan walau cuman tiga partai pengusung atau telah memenuhi 30 persen,” ungkapnya. Pada hari kedua, di Konut diagendakan dua bakal pasangan calon yang akan mendaftar. Namun bakal pasangan calon Ruksamin-Raup mengurung niatnya dan memilih hari ketiga (hari ini) untuk mendaftar.

BACA JUGA :  KPU Diminta Segera Aktifkan Crisis Centre

Sementara di Koltim, bakal pasangan calon Wahyu Ade Pratama-Idul Fitri Syam (WAHID) dan Tony Herbiansyah-Andi Merya Nur (TENTRAM) juga memilih hari kedua. Bakal pasangan calon WAHIH diusung PKB, PKS, Golkar, dan PKPI. Iring-iringan kendaraan pendukung WAHID memadati jalan-jalan protokol di Koltim. Sekitar pukul 11.00 Wita, mereka tiba di KPU Koltim bersama ratusan simpatisan dan pendukungnya. Turut pula hadir Bupati Kolaka, Ahmad Safei, Bupati Konsel, H. Imran dan Wakil Bupati Kolaka, Muhammad Jayadin mengantar pasangan WAHID mendaftar.

Setelah pasangan WAHID, Tony Herbiansyah-Andi Merya Nur (TENTRAM) datang di Sekretariat KPU Koltim sekitar pukul 15.01 Wita. Mereka diantar oleh ratusan pendukungnya. Sebanyak 3 Parpol mengusung TENTRAM yakni Demokrat, Nasdem, dan PDIP. Pendaftarannya langsung diakomodir oleh KPU Koltim. Sebelumnya, TENTRAM melakukan deklarasi di Lapangan Latomoro, Kecamatan Tirawuta. “WAHID sudah mendaftar dan kami menerimanya. Mereka diusung empat Parpol dengan 7 kursi DPRD Koltim. Sedangkan TENTRAM diusung tiga Parpol dengan 28 kursi di DPRD. Mereka memenuhi syarat pencalonan minimal 20 persen dari akumulasi kursi di DPRD Koltim,” kata Lukman Pelaksana Ketua KPU Koltim (Ketua KPU Kolaka memback up KPU Koltim, red). Pada hari terakhir, dikabarkan H Muh Buddu-Ridwan Baznafal akan mendaftarkan diri.

BACA JUGA :  Panwaslu Butur Kumpulkan Timses Paslon

Pendaftaran bakal pasangan calon di Butur pada hari kedua dimanfaatkan oleh Muh Ridwan Zakaria-La Djiru (RINDU). Mereka berangkat dari Keraton Kulisusu pukul 09.00 Wita  menuju kantor KPU Butur di Buranga dan tiba pukul 11.30 Wita. Ratusan pendukung dan simpatisan mengawal mereka. Ketua KPU Butur Suhuzu mengatakan, pasangan RINDU merupakan pendaftar pertama di KPU sebagai bakal calon Bupati dan bakal calon Wakil Bupati Butur. “Sejak pendaftaran dibuka tanggal 26 Juli lalu, calon ini yang pertama mendaftar. Anggota KPU sudah menerima dan memeriksa berkas mereka. Hasilnya juga kami sudah beritahu dengan memberikan catatan untuk diperbaiki, karena masih ada yang kurang,” ujarnya.

Bakal pasangan calon H Asnawi Syukur-Rustam Tamburaka (HARUM) menjadi pendaftar kedua di Kabupaten Konsel, kemarin. Pasangan calon tersebut mendatangi Kantor KPU Konsel sekira pukul 15.00 Wita diantar seribuan pendukung. Parpol pengusung yakni Nasdem, PDIP, Gerindra, PKS, PPP, dan PAN. Namun, PPP dan PAN tidak dihadiri oleh Ketua DPDnya. “Rekomendasi PAN dan PPP kami anggap belum lengkap dan kami memberi kesempatan kepada bakal pasangan calon untuk melengkapinya,” ungkap Jabal Nur, Ketua KPU Konsel.

Menanggapi hal tersebut, Asnawi Syukur saat ditemui di sela-sela pendaftaran di KPU Konsel menilai, rekomendasi DPP menjadi dasarnya. “Pada intinya kami telah mendapat rekomendasi dari DPP. Dan itu jelas kami didukung. Sementara PPP itu adalah persoalan internal partai masing-masing. Intinya mereka mendukung,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Golput Tinggi Jadi Pekerjaan Rumah KPU

Ratusan simpatisan dan pendukung juga mengantar bakal pasangan calon Amrullah-Abdi Muhammad Luthfi (BERAMAL) mendaftar di KPU Konkep, kemarin (27/7). Pasangan BERAMAL tiba di kantor KPU sekitar pukul 09.45 Wita. Partai pengusung yakni PKPI, Demokrat, Gerindra. Ketua Divisi Pencalonan KPU Konkep, Saefuddin mengatakan, tiga partai pengusung BERAMAL memiliki 6 kursi atau 30 persen. “Itu memenuhi syarat,” ujarnya. KPU Konkep diback up oleh KPU Konawe karena belum memiliki komisioner. Hari ini, bakal pasangan calon HM  Nur Sinapoy-Abdul Salam, Ridwan Landipo-Kurdin dan Aboseng-Asnal diagendakan.

Hari kedua pendaftaran di KPU Muna dimanfaatkan oleh bakal pasangan calon Prof Dr La Iru-La Ode Syahiruddin Kaeba. Mereka adalah calon independen. Mereka berangkat di Kota Wuna ke Kantor KPU dan tiba sekira pukul 12.30 Wita. “Saat ini tim kami masih terus bekerja, untuk melakukan perbaikan surat dukungan masyarakat,” kata Prof Dr La Iru. Ia optimis, sebelum tenggak waktu yang diberikan KPU 7 Agustus, perbaikan surat dukungan sudah selesai. “Tanggal 6 Agustus perbaikan surat dukungan akan kami serahkan ke KPU. Saya yakin lolos,” terangnya.

Ketua KPUD Muna, LM Amin Rambega bersama komisioner lainya menerima langsung kedatangan pasangan tersebut. Pasangan Prof La Iru–Syahiruddin diantar puluhan pendukung, serta membawa dokumen surat dukungan perbaikan. LM Amin Rambega mengatakan, hasil verifikasi dokumen yang dilakukan oleh KPUD Muna dalam persyaratan calon, masih terdapat kekurangan. Utamanya surat dukungan. “Kami harapkan sebelum tenggak waktu yang diberikan,
dokuman perbaikan sudah selesai,” imbaunya.

Sementara itu, pendaftaran hari kedua di Wakatobi, tak satu pun calon yang memanfaatkannya. Bakal pasangan calon Haliana-Syawal diagendakan mendaftar hari ini. (kam/dan/gol/min/yaf/awn/b)

Komentar

komentar

1 Comment

1 Comment

  1. BUDU

    28 Jul 15 14:40 at 14:40

    ASTAGA PEGAWAI DAN MOBIL DINAS YANG DIPALSUKAN PLATNYA MEMBANJIRI DEKLARASI ANAK BUPATI DAN MANTU BUPATI. INI NAMANYA PENGERAHAN SECARA MASIF PEGAWAI DAN MENGINDAHKAN SURAT EDARAN MENPAN.
    KALAU PEJABAT DAN PEGAWAI YANG TUGAS DIKOLTIM WAJAR TERBAWA ARUS POLITIK KARENA DAERAHNYA YANG PILKADA, TAPI PEJABAT DAN PEGAWAI YANG DARI LUAR KOLTIM TERLIBAT DAN MENJADI TIM SUKSES CALON BUPATI. ANEH DAN ADA APA? INI YANG HARUS MENDAPAT PERHATIAN SERIUS DARI PANWAS DAN KPU.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top