Gubernur Sumut dan Istri Muda jadi Tersangka Suap Hakim – Kendari Pos Online
Iklan pajak

Konkep
UHO Cup Iklan Iklan 10 Iklan 23
HEADLINE NEWS

Gubernur Sumut dan Istri Muda jadi Tersangka Suap Hakim

Gatot Pujo Nugroho dan Evy Susanti.

JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho sebagai tersangka kasus dugaan suap kepada hakim dan panitera PTUN Medan. Evy Susanti, istri muda politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu juga ikut ditetapkan sebagai tersangka.

“Hasil ekspose (pada rapat pimpinan dan tim lengkap) progres kasus OTT (operasi tangkap tangan) hakim PTUN, maka KPK per hari ini (kemarin red) akan menerbitkan sprindik (surat perintah penyidikan) dengan menetapkan Gubernur Sumut GPN dan ES (istri keduanya) sebagai tersangka,” kata Plt Wakil Ketua KPK Indriyanto Seno Adji melalui pesan singkat, Selasa (28/7).

BACA JUGA :  Istri Muda Gatot Beberkan Keterkaitan antara PTUN, Korupsi Bansos dan NasDem

Menurut Indriyanto, penetapan ini didasarkan pada hasil pemeriksaan terhadap keduanya dan juga bukti-bukti lainnya. Gatot diketahui sudah dua kali diperiksa penyidik KPK. Sedangkan Evy baru satu kali menjalani pemeriksaan. “Semua ini berdasarkan pengembangan dan pendalaman dari pemeriksaan saksi-saksi yang ada juga perolehan alat bukti lainnya,”  katanya.

Gatot dijerat melanggar Pasal 6 ayat 1 huruf a dan Pasal 5 ayat 1 huruf a atau b dan atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 64 ayat 1 dan pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana. Sebelumnya KPK sudah menetapkan enam orang tersangka dalam kasus ini. Termasuk di antaranya pengacara senior OC Kaligis dan Ketua PTUN Medan Tripeni Irianto Putro. (dil/jpnn)

BACA JUGA :  KPK Berencana Periksa Plt Gubernur Sumut Terkait Kasus Ini

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top