Bangun Menara, Telkom Gelontorkan Rp 1,8 T – Kendari Pos Online
Iklan pajak

Konkep
Zetizen Iklan Iklan 10 Iklan 23
Ekonomi & Bisnis

Bangun Menara, Telkom Gelontorkan Rp 1,8 T

Menara Telkom

Menara Telkom

Jakarta, KP- Perusahaan yang melantai di bursa mulai melakukan ekspansi. PT Telkom Tbk (TLKM) siap menggelontorkan dana Rp 1,8 triliun untuk menambah menara baru. Sedangkan PT Akasha Wira International Tbk (ADES) menyiapkan dana USD 7 juta untuk menambah kapasitas produksi air minum dalam kemasan (AMDK).

VP Investor Relations TLKM Andi Setiawan mengatakan, pihaknya berencana ekspansi melalui anak usaha PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel) membangun menara sebanyak 2.000 unit.

BACA JUGA :  Indihome Telkom Tiga Layanan Satu Produk

Sekitar 1.000 unit di antaranya merupakan menara makro dan sebagiannya lagi mikro. “Nilainya Rp 1,8 triliun dibangun pada 2015,” ungkapnya dalam keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI) kemarin.

Hingga Juni 2015, lanjut dia, Mitratel telah memiliki menara makro dan mikro 6.260 unit atau naik 14,3 persen dibandingkan 5.473 unit pada Desember 2014. “Untuk pendanaan, ekspansi itu dipenuhi melalui pinjaman perbankan dan dana internal,” bebernya.

BACA JUGA :  Indihome Telkom Tiga Layanan Satu Produk

Mitratel sendiri saat ini sedang dalam proses akuisisi oleh PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) dengan mekanisme tukar saham. Jika sesuai rencana, Mitratel akan dimiliki penuh TBIG dan sebaliknya TLKM menjadi pemilik sebagian saham TBIG.

ADES juga mencanangkan ekspansi dengan melakukan penambahan kapasitas produksi air mineral. Terjadi pertumbuhan bisnis dan pasar pada 2014, sedangkan kapasitas produksi pabriknya di Cibinong, Jawa Barat, mulai terbatas. Padahal sudah seluruh kapasitas terpasang di pabrik itu sudah digunakan.

BACA JUGA :  Indihome Telkom Tiga Layanan Satu Produk

“Karena itu, kami berencana menambah kapsitas terpasang mesin di pabrik kami di Cibinong, Bogor. Untuk keperluan tersebut, perseroan akan membeli mesin produksi minuman beserta perlengkapan penunjang dan konstruksinya senilai USD 7 juta (setara Rp 94,311 miliar),” ucapnya. (gen/oki)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top