Pasca Lebaran, Pemintaan Elpiji Belum Normal – Kendari Pos Online
Iklan pajak

Konkep
UHO Cup Iklan Iklan 10 Iklan 23
Ekonomi & Bisnis

Pasca Lebaran, Pemintaan Elpiji Belum Normal

Ilustrasi

Ilustrasi

KENDARINEWS.COM, Kendari — Tingginya pemintaan masyarakat terhadap elpiji selama Ramadan hingga lebaran, menyebabkan permintaan terhadap bahan bakar belum normal hingga saat ini. Pertamina berupaya secara maksimal mengamankan stok agar tidak terjadi kelangkaan di masyarakat, karena meningkatnya permintaan terhadap elpiji.

Sales Eksekutif Elpiji Pertamina Kendari Adheka Sangtraga menjelaskan, selama puasa dan lebaran permintaan masyarakat terhadap elpiji meningkat hingga 10 persen baik elpiji 3 kg atau 12 kilo gram. Permintaan elpiji 3 kg secara normal perharinya sekira 45 ton, sementara saat lebaran naik menjadi 60 ton perharinya.

BACA JUGA :  Parah, Gas Elpiji 3 Kg di Kendari Dijual Rp 50 Ribu

“Kenaikan permintaan itu juga terjadi pada elpiji 12 kilo gram, kalau perharinya permintaan sekira 9 ton, tapi saat lebaran meningkat jadi 13 ton perharinya. Elpiji 12 kg ini sudah termasuk dengan bright gas, kalau dipisahkan permintaan perhari bright gas sekira 2 ton perhari saat lebaran naik menjadi 5 ton perharinya,” jelasnya.

Pasca lebaran ini, permintaan masyarakat terhadap elpiji mengalami penurunan tapi belum begitu normal seperti pada hari-hari biasanya. Permintaan elpiji 3 kg perharinya masih bermain pada kisaran 55-60 ton perharinya, sementara permintaan elpiji 12 kg bermain pada angka 9-10 ton perharinya. Kendati ada kenaikan kata Adheka bahwa Pertamina menjamin ketersediaan stok elpiji sehingga tidak terjadi kelangkaan di masyarakat. Stok elpiji di depot Pertamina saat ada sekira 400 ton dalam kapasitas full tanki, karena pembaruan stok dilakukan setiap 3-4 hari.

BACA JUGA :  Distribusi Elpiji Melon Mulai Dibatasi

“Selama Ramadan hingga lebaran, kami tidak menemukan ada agen yang melakukan spekulasi harga sebagai akibat dari tingginya permintaan. Hal itu sudah kami antisipasi dengan memasang spanduk harga elpiji pada setiap pangkalan agenm,” tuturnya. (Yusuf)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top