Medali Atlet Baru Diverifikasi – Kendari Pos Online
Iklan pajak

Konkep
UHO Cup Iklan Iklan 10 Iklan 23
Metro Kendari

Medali Atlet Baru Diverifikasi

Maidin Klaim Kota Kendari Raih 82 Emas

Kendari, KP
[dropcap]K[/dropcap]esabaran para atlet dan pelatih berprestasi Kota Kendari yang meraih medali pada Porprov XII di Butur 2014 lalu, masih terus diuji. Setelah didesak agar segera melunasi kewajibannya pada para atlet itu, Ketua KONI Kota, Maidin Abdul Syaid baru mulai mengecek perolehan medali sesungguhnya. Beberapa hari lalu, Maidin dan pengurus lainnya mendatangi KONI Provinsi untuk meminta rekapan resmi perolehan medali kontingen kota. Sebab klaim perolehan keping medali yang disebutkan Maidin sebanyak 82 emas, 61 perak dan 60 perunggu belum mendapat pengakuan dari Pemkot Kendari sebagai pemberi dana hibah bonus atlet.

Maidin Abdul Syaid

Maidin Abdul Syaid

“Hasil rekapan ini adalah betul-betul didapatkan dari Pengprov masing-masing, sebanyak 29 cabor dan itu tidak dikarang atau dibuat sendiri oleh KONI Kota Kendari. Tapi kok tidak dipercaya,” argumen Maidin, Selasa (30/6) lalu di KONI Sultra. Ia berjanji secepatnya merampungkan pembayaran bonus tersebut.

BACA JUGA :  Kolut Tuan Rumah Porprov XIII ?

“Kalau berdasarkan rekapan dari KONI Kota Kendari, kami butuh dana Rp 1,9 miliar untuk pembayaran bonus atlet dan pelatih,” ungkap Maidin. Sayangnya dia mengelak saat ditanya apakah KONI Kota masih sanggup untuk membayar bonus Rp 1,9 miliar itu atau tidak. “Saya tidak mau bicara soal itu, yang jelas kita penuhi dulu permintaan Pemkot Kendari untuk mendapatkan rekapan resmi perolehan medali dari KONI Provinsi,” alasannya.

BACA JUGA :  Kolut Tuan Rumah Porprov XIII ?

Sementara itu Ketua III KONI Sultra yang menerima kedatangan Maidin, Erickson Ludji mengatakan, pihaknya akan segra melakukan verifikasi. “Kita cek kembali. Sebab ada salah satu contoh yaitu Cabor Taekwondo yang diklaim KONI Kota mendapat satu medali emas. Padahal kenyataannya saat Porprov Butur lalu cabor ini tidak jadi dipertandingkan. Ini kan jelas sebuah pembohongan pada publik karena taekwondo sama sekali tidak tanding karena ada insiden,” ungkap Erickson. (b/p2)

BACA JUGA :  ​Rp. 30 Miliar Diusul Untuk Bangun Stadion Porprov XIII

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top